15 Manfaat Kelapa Sawit Bagi Kehidupan Manusia

Kelapa sawit, atau yang dalam bahasa latin dikenal dengan nama Elaeis merupakan salah satu jenis komoditi yang paling banyak diminati oleh usaha perkebunan, tidak hanya di Indonesia, namun juga di dunia. Hal ini ditunjukkan dengan adanya tren pembukaan lahan yang ditujukan sebagai perkebunan kelapa sawit. Tapi yang sayangnya hal ini lebih banyak merugikan alam, karena mengorbankan hutan-hutan yang sangat bermanfaat. Namun demikian, terlepas dari kondisi perkebunan kelapa sawit yang semakin marak dan tak jarang merusak hutan, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas yang penting untuk membangun perekonomian, karena memiliki harga jual yang menarik dan cukup menguntungkan bagi pengusaha, dan bagi negara juga tentunya.

KONICA MINOLTA DIGITAL CAMERA

Di Indonesia sendiri, yang merupakan salah satu negara penghasil komoditas kelapa sawit yang besar, banyak tumbuh pada daerah Sumatra, Jawa, Kalimantan dan juga Sulawesi. Pohon kelapa sawit memiliki bentuk yang mirip dengan pohon palem, dengan batang yang tingginya bisa mencapai 24 meter. Sebagai salah satu jenis perkebunan yang maju dan banyak dibudidayakan di Indonesia, tentunya kelapa sawit memiliki banyak sekali manfaat. Apa saja manfaat dari kelapa sawit? berikut ini adalah beberapa manfaat kelapa sawit : Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/15-manfaat-kelapa-sawit-bagi-kehidupan-manusia/

Cara menanam Padi yang Baik dan Benar

Golden-Rice-in-the-field-710pxCara menanam padi yang baik dan benar – Bagi para petani tentu tidak ada yang memuaskan selain mendapatkan hasil panen yang super dan banyak, nah kali ini saya hanya akan membahas tentang bagaimana cara menanam padi yang baik dan benar agar mendapatkan hasil panen yang maksimal. Menanam padi tentunya tidak lepas dari sawah, didataran rendah akan sangat was-was menanam padi ketika musim penghujan, karena biasanya banjir datang dan menenggelamkan lahan para petani,

Pengolahan Tanah

Cara Mengolah Tanah:
Pengolahan tanah untuk penanaman padi harus sudah disiapkan sejak dua bulan penanaman. Pelaksanaanya dapat dilakukan dengan dua macam cara yaitu dengan cara tradisional dan cara modern.
•    Pengolahan tanah sawah dengan cara tradisional, yaitu pengolahan tanah sawa dengan alat-alat sederhana seperti sabit, cangkul, bajak dan garu yang semuaya dilakukan oleh nusia atau dibantu ooleh binatang misalnya, kerbau dan sapi.
•    Pengolahan tanah sawah dengan cara modern yaitu pengolahaan tanah sawa yang dilaukan dengan mesin. Dengan traktor dan alat-alat pengolahan tanah yang serba dapat kerja sendiri.

1.    Pembersihan
Sebelum tanah sawa dicangkul harus dibersihkan lebih dahulu dari jerami-jerami atau rumput-rumput yang ada. Dikumpulkan di satu tempat atau dijadikan kompos. Sebaiknya jangan dibakar, sebab pembakaran jerami itu akan menghilangkan zat nitrogen yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman.

2.    Pencangkulan
Sawah yang akan dicangkul harus digenagi air terlebih dahulu agar tanah menjjadi lunak dan rumput-rumputnya cepat membusuk. Pekerjaan pencangkulan ini dilanjutkan pula dengan perbaikan pematang-pematang yang bocor.

3.    Pembajakan
Sebelum pembajakan, sawah sawah harus digenangi air lebih dahulu. Pembajakan dimulai dari tepi atau dari tengah petakan sawah yang dalamnya antara 12-20 cm. tujuan pembajakan adalah mematikan dan membenamkan rumput, dan membenamkan bahan-bahan organis seperti : pupuk hijau, pupuk kandang, dan kompos sehingga bercampur dengan tanah. Selesai pembajakan sawah digenagi air lagi selama 5-7 hari untuk mempercepat pembusukan sisa-sisa tanaman dan melunakan bongkahan-bongkahan tanah.

4.    Penggaruan
Pada waktu sawah akan digaru genangan air dikurangi. Sehingga cukup hanyya untuk membasahi bongkahan-bongkahan tanah saja. Penggaruan dilakukan berrulang-ulang sehingga sisa-sisa rumput terbenam dan mengurangi perembesan air ke bawah.

Setelah penggaruan pertama selesai, sawah digenagi air lagi selama 7-10 hari, selang beberapa hari diadakan pembajakan yyang kedua. Tujusnnya yaitu: meratakan tanah, meratakan pupuk dasar yang dibenamkan, dan pelumpuran agar menjadi lebih sempurna.

Pencarian mutu benih yang akan dipakai:Siapkan kain ukuran 20 cm x 30 cm.Siapkan benih sebanyak 100 butir kemudian direndam dalam air selama ± 2 jam.Benih yang sudah direndam diletakkan di atas, kain yang sudah dibasahi (lembab). Tunggu 3-5 hari, kemudian hitung benih yang berkecambah. Kalau benih yang berkecambah lebih dari 90 butir, berarti benih tersebut bermutu tinggi.
Memilih Tempat PesemaianTempat untuk membuat pesemaian merupakan syarat yang harus diperhatikan agar diperoleh bibit yang baik.*Tanahnya harus yang subur, banyak mengandung humus, dan gembur.*Tanah itu harus tanah yang terbuka, tidak terlindung oleh pepohonan, sehingga sinar matahari dapat diterima dan dipergunakan sepenuhnya.*Dekat dengan sumber air terutama untuk pesemaian basah, sebab pesemaian banyak membutuhkan air. Sedangkan pesemaian kering dimaksudkan mudah mendapatkan air untuk menyirami apabila persemaian itu mengalami kekeringan.*Apabila areal yang akan ditanami cukup luas sebaiknya tempat pembuatan pesemaian tidak berkumpul menjadi satu tempat tetapi dibuat memencar. Hal itu untuk menghemat biaya atau tenaga pengangkutannya.
Mengerjakan Tanah Untuk Pesemaian

Tanah persemaian harus mulai dikerjakan kurang lebih 50 hari sebelum penanaman. Karena adanya dua jenis padi, yaitu padi basah dan padi kering, maka tanah pesemaian juga dapat dibedakan atas pesemaian basah dan pesemaian kering.

•    Pesemaian Basah
Dalam membuat pesemaian basah harus dipilih tanah sawah yang betul-betul subur. Rumput-rumput dan jerami yang masih tertinggal harus dibeersihkan lebih dulu. Kemudian sawah digenangi air, maksud digenagi air ini agar tanag menjadi klunak, rumpput-rumputan yang akan tumbuh  menjadi mati, dan bermacam-macam serngga yang dapat merusak bibit mmati pula.
Selanjutnya, apabila tanah sudah cukup lunak lalau dibajak/digaru dua kali atau tanah menjadi halus. Pada saat itu juga sekaligus dibuat petakan-petakan dan memperbaiki pematang. Sebagai ukuran dsar luas pesemaian yang harus dibuat kurang lebih 1/20 dari araeal sawa yang akan ditanamai. Jadi apabila sawwah yang akan ditanami seluas 1Ha, maka luas pesemaian yang harus dibuat adalah 1/20 x 10.000 m² = 500 m². Adapun biji   yang dibutuhkan adalah kurang lebih 75 gram biji setiap 1 m², atau sebanyak kurang lebih 40 kg.

•    Pesemaian Kering
Prinsip pembuatan pesemaian kering sama dengan pesemaian basah. Rumpu-rumput dan sisa-sisa jerami yang ada harus dibersihkan terlebih dahulu. Tanah dibolak-balik  dengan bajak dan digaru, atau bisa dan halus. juga memakai cangkul yang terpenting tanah menjadi gembur.Setelah tanaha menjadi halus, diratakan dan dibuat bedenganbedengan. Adapun ukuran bedengan sebagai berikut :  Tinggi 20 cm, lebar 120 cm, panjang 500-600 cm.Antara bedengan yang satu dengan yang lain diberi jarak 30 cm sebagai selokan yang dapat digunakan untuk memudahkan : Penaburan biji, pengairan, pemupukan, penyemprotan hama, penyiangan, dan pencabutan bibit.

Penaburan Biji
Untuk memilih biji-biji yang bernas dan tidak, biji harus direndam dalam air. Biji-biji yang bernas akan tenggelam sedangkan yang biji-biji yang hampa akan terapung. Dan biji-biji yang terapaung bisa dibuang. Maksud perendaman selain memilih biji yang bernas, biji juga agar cepat berkecambah. Lama perendaman cukup 24 jam, kemudian bijhi diambil dari rendaman lalu di peram dibungkus memakai daun pisang dan karung. Pemeraman dibiarkan selama 8 jam.Apabila biji sudah berkecambah dengan panjang 1 mm, maka biji disebar ditempat pesemaian. Diusahakan agar penyebaran biji merata, tidak terlalu rapat dan tidak terlalu jarang. Apabila penyebarannya terlalu rapat akan mengakibatkan benih yang tumbuh kecil-kecil dan lemah, tetapipenyebaran yang terlalu jarang biasanya menyebabkan tumbuh benih tidak merata.

 Pemeliharaan Pesemaian•    Pengairan Pada pesemaian basah, begitu biji ditaburkan terus digenangi air selama 24 jam, baru dikeringkan. Genangan air dimaksudkan agar biji yang disebar tidak berkelompok-kelompok sehingga dapat merata. Adapun pengeringan setelah penggenangan selama 24 jam itu dimaksudkan agar biji tidak membusuk dan mempercepat pertumbuhaan.Pada pesemaian kering, pengairan dilakukan dengan air rembesan. Air dimasukan dalam selokan antara bedengan-bedengan, sehingga bedengan akan terus-menerus mendapatkan air dan benih akan tumbuh tanpa mengalami kekeringan. Apabila benih sudah cukup besar, penggenangan dilakukan dengan melihat keadaan. Pada bedengan pesemaian bila banyak ditumbuhi rumput, perlu digenagi aiar. Apabila pada pesemaian tidak ditumbuhi rumput, maka penggenangan air hanya kalau memerlukan saja.•    PengobatanUntuk menjaga kemungkinan serangan penyakit, pesemaian perlu disemprot dengan Insektisida 2 kali, yaitu 10 hari setelah penaburan dan sesudah pesemaian berumur 17 hari.•    Pemupukan

 Penanaman
Pemilihan Bibit:Pekerjaan penanaman didahului dengan pekerjaan pencabutan bibit di pesemaian.
Bibit yang akan dicabut adalah bibit yang sudah berumur 25-40 hari (tergantung jenisnya), berdaun 5-7 helai. Sebelum pesemaian 2 atau 3 hari tanah digenangi air agar tanah menjadi lunak dan memudahkan pencabutan. Caranya, 5 sampai 10 batang bibit kita pegang menjadi satu kemudian ditarik ke arah badan kita, usahakan batangnya jangan sampai putus. Ciri-ciri bibit yang baik antara lain:•    Umurnya tidak lebih dari 40 hari•    Tingginya kurang lebih dari 40 hari•    Tingginya kurang lebih 25 cm•    Berdaun 5-7 helai•    Batangnya besar dan kuat•    Bebas dari hama dan penyakitBibit yang telah dicabut lalu diikat dalam satu ikatan besar untuk memudahkan pengangkutan. Bibit yang sudah dicabut harus segera ditanam, jangan sampai bermalam. Penanaman padi yang baik harus menggunakan larikan ke kanan dank e kiri dengan jjarak 20 x 20 cm, hal ini untuk memudahkan pemeliharaan, baik penyiangan atau pemupukan dan memungkinkan setiap tanaman memperoleh sinar matahari yang cukup dan zat-zat makanan secara merata.Dengan berjalan mundur tangan kiri memegang bibit, tangan kanan menanam, tiap lubang 2 atau 3 batang bibit, dalamnya kira-kira3 atau 4 cm. usahakan penanaman tegak lurus jangan sampai miring.Usahakan penanaman bibit tidak terlalu dalam ataupun terlalu dangkal. Bibit yang ditanam terlalu dalam akan menghambat pertumbuhan akar dan anakannya sedikit. Bibit yang ditanam terlalu dangkal akan menyebabkan mudah reba atau hanyut oleh aliran air. Dengan demiikian jelas bahwa penanaman bibit yang terlalu dalam maupun terlalu dangkal akan berpengaruh pada hasil produksi.

 Pemeliharaan
Pengairan: Air yang dipergunakan untuk pengairan padi di sawah adalah air yang berasal dari sungai, sebab air sungai banyak mengandung lumpur dan kotoran-kotoran yang sangat berguna untuk menambah kesuburan tanah dan tanaman. Air yang berasal dari mata air kurang baik untuk pengairan sawah, sebab air itu jernih, tidak mengandung lumpur dan kotoran.

Memasukan air kedalam sawah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:Air yang dimasukan ke petakan-petakan sawah adalah air yang berasal dari saluran sekunder. Air dimasukan ke petakan sawah melalui saluran pemasukan, dengan menghentikan lebih dahulu air pada saluran sekunder. Untuk menjaga agar genangan air didalam petakan sawah itu tetap, jangan lupa dibuat pula lubang pembuangan. Lubang pemasukan dan lubang pembuangan tidak boleh dibuat lurus. Hal ini dimaksudkan agar ada pengendapan lumpur dan kotoran-kotoran yang sangat berguna bagi pertumbuhan tanaman. Apabila lubang pemasukan dan lubang pembuangan itu dibuat lurus, maka air akan terus mengalir tanpa adanya pengendapan.Pada waktu mengairi tanaman padi di sawah, dalamnya air harus diperhatikan dan disesuaikan dengan umur tanaman tersebut. Kedalaman air hendaknya diatur dengan cara sebagai berikut:Tanaman yang berumur 0-8 hari dalamnya air cukup 5 cm.Tanaman yang berumur 8-45 hari dalamnya air dapat ditambah hingga 10-20 cm.Tanaman padi yang sudah membentuk bulir dan mulai menguning dalamnya air dapat ditambah hingga 25 cm. setelah itu dikurangi sedikit demi sedikit.Sepuluh hari sebelum panen sawah dikeringkan sama sekali. Agar padi dapat masak bersama-sama.

 Penyiangan dan Penyulaman
Setelah penanaman, Apabila tanaman padi ada yang mati harus segera diganti (disulam). Tanaman sulam itu dapat menyamai yang lain, apabila penggantian bibit baru jangan sampai lewat 10 hhari sesudah tanam.Selain penyulaman yang perlu dilakukan adalah penyiangan agar rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman padi tidak bertumbuh banyak dan mengambil zat-zat makanan yang dibutuhkan ttanaman padi. Penyiangan dilakukan dua kali yang pertama setelah padi berumur 3 minggu dan yang kedua setelah padi berumur 6 minggu.

 Pemupukan
Pemupukan dilakukan guna untuk menambah zat-zat dan unsur-unsur makanan yang dibutuhkan oleh tanaman di dalam tanah, juga agar tanaman yang ditanam mendapatkan asupan zat-zat yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman itu sendiri. Untuk tanaman padi, pupuk yang digunakan antara lain:

1.    Pupuk alam, sebagai pupuk dasar yang diberikan 7-10 hari sebelum tanaman dapat digunakan pupuk-pupuk alam, misalnya: pupuk hayati, pupuk hijau, pupuk kandang, dan kompos. Banyaknya kira-kira 10 ton / ha.
2.    Pupuk buatan diberikan sesudah tanam, misalnya: ZA/Urea, DS/TS, dan ZK. Adapun manfaat pupuk tersebut sebagai berikut:ZA/Urea : menyuburkan tanah, mempercepat tumbuhnya anakan, mempercepat tumbuhnya tanaman, dan menambah besarnya gabah.DS/TS : mempercepat tumbuhnya tanaman, merangsang pembungaan dan pembentukan buah, mempercepat panen.ZK : memberikan ketahanan tanaman terhadap hama / penyakit, dan mempercepat pembuatan zat pati.

pesticides Pemberantasan Hama / Penyakit
Burung, banyak yang menyerang padi sedang menguning, gunakan benda-benda untuk menghalaunya.Walang sangit, penyerangan dilakukan saat padi masih muda, walang sangit dapat diberantas dengan disemprot menggunakab DDT atau disuluh (dipasang lampu).Tikus, hewan yang satu ini dapat merugikan petani dengan jumlah besar kerena mereka dapat merusak areal yang cukup luas dengan waktu yang tidak lama. Tikus dapat diberantas dengan gropyokan atau dengan member umpan yang berupa ketela,  jagung dan sebagainya yang dicampur dengan phospit.Ulat serangga, serangga-serang itu bertelur pada daun, apabila menetas ulatnya merusak batang dan daun. Cara pemberantasannya harus disemprot dengan obat-obat insektisida, misalnya : DDT, Aldrin, Endrin, Diazinon dan sebagainya.

sumber : Nangiman.blogspot

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/cara-menanam-padi-yang-baik-dan-benar/

Mengapa Harus Organik ?

Pangan organik menjadi trend masa kini.
Ketika orang-orang sadar bahwa kesehatan adalah bagian yang sangat penting dalam hidup, maka orang  mulai berpikir ada cara-cara yang bisa di lakukan untuk mencapai hidup yang sehat. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi pangan organik. Pangan organik adalah pangan yang dalam prosesnya menggunakan sistem ramah lingkungan dan bebas dari zat kimia yang berbahaya bagi tubuh.
Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/mengapa-harus-organik/

Memulai usaha pertanian organik

Secara substansi pertanian organik bukanlah barang baru. Sebelum ditemukan pupuk dan obat-obatan kimia sintetis, bisa dikatakan semua kegiatan produksi pertanian merupakan pertanian organik.
Adalah Sir Albert Howard, seorang ahli botani asal Inggris, yang mengagas pertanian organik secara lebih sistemastis. Bukunya yang terbit pada tahun 1940, berjudul “An Agricultural Testament”, telah menginspirasi gerakan pertanian organik diberbagai belahan bumi. Atas alasan itu, dia disebut-sebut sebagai bapak pertanian organik.
Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/memulai-usaha-pertanian-organik/

Manfaat Pertanian Organik

Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan.

organic1Dalam prakteknya, pertanian organik dilakukan dengan cara, antara lain:

  • Menghindari penggunaan benih/bibit hasil rekayasa genetika (GMO = genetically modified organisms).
  • Menghindari penggunaan pestisida kimia sintetis. Pengendalian gulma, hama dan penyakit dilakukan dengan cara mekanis, biologis, dan rotasi tanaman.
  • Menghindari penggunaan zat pengatur tumbuh  (growth regulator) dan pupuk kimia sintetis. Kesuburan dan produktivitas tanah ditingkatkan dan dipelihara dengan menambahkan residu tanaman, pupuk kandang, dan batuan mineral alami, serta penanaman legum dan rotasi tanaman.
  • Menghindari penggunaan hormon tumbuh dan bahan aditif sintetis dalam makanan ternak.

Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/manfaat-pertanian-organik/

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Ternak Ayam Potong

Bahan organik dalam bentuk padat merupakan kompos yang berguna sebagai bahan untuk memperbaiki tekstur, struktur tanah, mendukung kehidupan mikro dan makro organisme serta sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. KOMPOS  adalah bahan alami yang telah lapuk melalui proses penghancuran / penguraian oleh mikro Organisme dengan waktu dan cara – cara tertentu.

Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/cara-membuat-pupuk-organik-dari-kotoran-ternak-ayam-potong/

Budidaya Pertanian Tanaman Organik Tanpa Penggunaan Pupuk Kimia dan Pestisida Kimia

Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia.
pesticidesUntuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, cara penanamannya dapat memanfaatkan pupuk kandang, pupuk hijau, endapan minyak, bahan-bahan organik belum tercemar baik didalam maupun diluar lahan, dan kompos yang terdiri dari mineral yang kaya nutrisi. Hal tersebut bertujuan untuk memperbaiki kesuburan tanah dan memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.
Kerusakan tanah bisa dihindari melalui pemeliharaan tanah, kualitas sumber air dan lingkungan lahan pertanian, serta perlindungan kontinuitas produksi lahan. Sedangkan hasil yang berkualitas, aman dan sehat bisa dilakukan dengan upaya pengendalian pada saat penanaman, pengendalian secara fisik, serta pengendalian secara alamiah baik pada hama maupun gulma yang merugikan.
Secara singkat, pertanian organik tidak hanya untuk mempertahankan keseimbangan kondisi alamiah lingkungan dan menghasilkan sayuran yang sehat dan aman, tapi juga untuk mempertahankan kontinuitas penggunaan lahan pertanian.
Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/budidaya-pertanian-tanaman-organik-tanpa-penggunaan-pupuk-kimia-dan-pestisida-kimia/

Budidaya Buah Naga Organik

Budidaya Buah Naga Organik merupakan salah satu budidaya tanaman buah dengan menerapkan cara-cara alamiah (Organik) serta memanfaatkan bahan maupun tanaman organik selama proses budidayanya. Buah Naga memiliki kandungan maupun khasiat luar biasa bagi kesehatan manusia sehingga selain sebagai tanaman buah juga bermanfaat sebagai tanaman herbal. Banyak keunggulan buah naga sehingga komoditas buah-buahan ini diburu oleh konsumen untuk berbagai macam keperluan. Tingginya permintaan konsumen terhadap buah ini memberikan angin segar bagi petani, serta peluang besar bagi pengembangan agribisnis buah naga.
Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/budidaya-buah-naga-organik/

Budidaya Mangga Dalam Pot

Tanaman Buah dalam Pot

Bagi mereka yang tidak memiliki lahan yang tidak begitu luas, budidaya mangga dalam pot adalah cara praktis. Apalagi kini budidaya mangga dalam pot semakin banyak digemari karena cara ini bisa jadi alternatif penanaman bila halaman sempit. Yang membuat mempesona juga adalah bila kita melihat buahnya yang bergelantungan, membuat tetamu kita yang berkunjung pada ‘ngiler’ pingin memetiknya. Ujung-ujungnya, biasanya pada tanya, beli bibitnya di mana, ya…? Aku mau juga toh…gimana kalo yang pot satunya dibeli saja…Itung-itung nolongi saya, lah…! nah, itu tandanya ciri-ciri bahwa Anda sebentar lagi akan jadi pengusaha tanaman.

Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/budidaya-mangga-dalam-pot/

KEBERHASILAN PANEN HORTIKULTURA BERSAMA ULTRAGEN

( Hasil panen kentang meningkat dari 12,5 ton per Ha menjadi 23 ton per Ha )

hasil panen 2Cerita sukses ini datang dari konsumen ULTRAGEN yang berdomisili di Garut, Jawa Barat.

Bapak W Abi Rakeyan (WAR) dan Bapak Dhanny Koeswandi (DK) adalah petani yang mempunyai pemikiran yang modern dan terus mencari solusi yang terbaik untuk memajukan pertanian di daerahnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa ilmu bertani yang dimiliki oleh masyarakat pertanian pada umumnya adalah diajarkan secara turun temurun oleh generasi sebelumnya. Kemudian diteruskan oleh generasi muda dengan metode yang sama.

Tanpa disadari bahwa Indonesia yang merupakan negara Agraria, pada kenyataannya pada dawasarwa terakhir ini telah menjadi salah satu importir pangan terbesar dikawasan Asia. Sungguh ironis tentunya dengan melihat status dan juga perkembangan dunia pertanian yang terjadi di negara tercinta ini.

Namun bagi sekelompok petani yang memiliki visi dan juga kemauan untuk maju guna mengatasi permasalahan pertanian yang terjadi, justru mendorong mereka untuk terus mencari solusi atas masalah yang ada. Salah satu sumber masalah utama dalam pertanian kita adalah kondisi tanah yang kritis, dimana Keras dan tandusnya lahan pertanian di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor, yang utamanya adalah penumpukan bahan-bahan kimia sisa penggunaan pupuk dan pestisida kimia (an-organik) sebelumnya yang tidak larut dan terikat selama bertahun-tahun. Bahkan menurut penelitian terbaru, meskipun penggunaan pupuk kimia dapat meningkatkan hasil panen secara signifikan, namun hasil tersebut hanya bersifat temporer (sementara), sedangkan penggunaan pupuk kimia secara membabi-buta dan dalam jangka panjang bukan saja mengeksploitasi unsur hara yang terdapat pada tanah, namun juga mengakibatkan lahan menjadi keras dan menurun tingkat kesuburannya, hingga berujung menjadi padang pasir yang gersang, juga mengurangi kualitas air tanah, serta membahayakan kesehatan makhluk hidup lainnya termasuk manusia dan pelaku pertanian itu sendiri.
Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/keberhasilan-panen-hortikultura-bersama-ultragen/

Indonesia diharapkan dapat swasembada pangan dalam 3 tahun

swasembada

TEMPO.CO, Subang – Presiden Joko Widodo atau Jokowi berjanji akan memenuhi semua yang

dibutuhkan untuk program swasembada pangan. “Minta 69 ribu traktor, ya sudah, beli. Anggaran kami

beri untuk pupuk, benih. Saya beri semuanya,” kata Jokowi setelah menyerahkan penghargaan

Adhikarya Pangan Nusantara 2014 di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Subang, Jawa Barat, Jumat,

26 Desember 2014.

Menurut Jokowi, Indonesia harus sudah bisa mandiri atau swasembada pangan dalam tiga tahun. “Tidak

boleh ditawar,” ujarnya.

Jokowi mengaku geregetan karena Indonesia masih harus mengimpor beras. Jokowi juga malu ketika

pertama kali bertemu dengan Presiden Vietnam di Cina Summit beberapa waktu lalu. Menurut Jokowi,

saat itu Presiden Vietnam bertanya mengenai rencana Indonesia membeli beras dari negara itu. “Kata

dia, ‘Presiden Jokowi, kapan mau beli beras lagi dari Vietnam?’ Ayo, malu tidak,” tuturnya menirukan

ucapan Presiden Truong Tang Sang.

Karena itu, sepulang dari pertemuan tersebut, Jokowi langsung memanggil Menteri Pertanian Amran

Sulaiman. “Saya tidak mau ada pertanyaan seperti itu lagi dari kolega saya, presiden atau perdana

menteri negara lain,” katanya. Jokowi ingin Indonesia bisa swasembada pangan dalam waktu singkat.

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/indonesia-diharapkan-dapat-swasembada-pangan-dalam-3-tahun/

Bagaimana Budidaya Tanaman Padi cara SRI ?

S R I (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION)  

APA ITU SRI ?

Adalah Cara Budidaya Tanaman Padi yang intensif dan efisien dengan proses management system perakaran dengan berbasis pada pengelolaan : Tanah, tanaman dan Air . Tanaman padi sebenarnya mempunyai potensi yang besar untuk menghasilkan produksi dalam tarap tinggi, ini hanya akan dicapai bila kita membantu tanaman dengan kondisi baik untuk pertumbuhan tanaman. Hal ini dapat dilakukan melalui proses pengelolaan : Tanah, Tanaman dan Air.

DASAR PEMAHAMAN PRAKTEK SRI

Tanaman padi sawah berdasarkan praktek SRI ternyata bukan tanaman air tetapi dalam pertumbuhan membutuhkan air, dengan tujuan menyediakan oxygen lebih banyak di dalam tanah, kemudian tidak tergenang akar akan tumbuh dengan subur dan besar. Maka tanaman dapat menyerap nutrisi/makanan sebanyak-banyaknya.
Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/bagaimana-budidaya-tanaman-padi-cara-sri/

Mengapa Harus Menggunakan Ultra Gen

Anda Lelah dengan produksi pertanian anda yang terus merosot?

Anda Punya masalah dengan kondisi lahan yang tidak subur?

Lahan pertanian anda semakin kritis akibat pemakaian pupuk an organik yang terus menerus?

Anda Kesulitan mendapatkan pupuk yang berkualitas, dan harganya yang terus naik?

Banyak Merk Pupuk Organik yang beredar dipasaran, dan anda kesulitan untuk memilih yang terbaik?

 

 

STOP!!!!!

Pupuk Hayati ULTRA GEN SOLUSINYA….

Pupuk Hayati Cair ULTRA GEN

 

13 ALASAN MENGAPA ANDA HARUS MENGGUNAKAN PUPUK ULTRA GEN?

  Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/mengapa-harus-menggunakan-ultra-gen/

Pupuk Hayati Organik ULTRA GEN

Pupuk  Hayati Organik ULTRA GEN

Perpaduan Mikroba “Bhinneka Tunggal Ika” dan Unsur Hara hasil Teknologi Nano

Pupuk Organik Ultra Gen

Pupuk Organik Hayati Ultra Gen

Pupuk Hayati “Ultra Gen” adalah merupakan pupuk hayati cair yang mengandung lebih dari 24 mikroorganisme unggul dan gabungan unsur hara hasil rekayasa teknologi Nano, yang bekerja secara sinergi holistik dan berperan sebagai “pabrikasi” unsur hara dan “manajer” dalam mengelola keseimbangan unsur hara dalam tanah. Pupuk Ultra Gen mampu menguraikan zat-zat kimia/beracun dalam tanah, menghasilkan hormon pertumbuhan, meningkatkan pertumbuhan tanaman mulai dari akar, batang, daun, bunga dan buah serta meningkatkan imunitas bagi tanaman dan melindungi tanaman dari hama penyakit.
Mikroba “Bhinneka Tunggal Ika”

Baca kelanjutan entri ini »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pupukorganik.co/pupuk-ultra-gen/

» Post terbaru