Teknologi Nano

Teknologi Nano

Teknologi nano pada pupuk

Teknologi Nano adalah proses rekayasa pembuatan dan penggunaan materi/ partikel yang berukuran sangat kecil (nano) yang memiliki sifat yang unik dan berbeda dengan materi asal.

Penerapan Teknologi Nano dalam proses produksi pupuk adalah menciptakan suatu “unsur hara” yang memiliki karakteristik unik yang tersusun atas partikel yang sangat kecil (nano)

Cara Kerja Teknologi Nano pada proses pembuatan dan aplikasi  Pupuk Hayati ULTRA GEN

Pupuk adalah makanan bagi seluruh jenis tanaman, tanaman mengambil makanan dengan cara menghisap melalui “pori pori” yang ada pada ujung akar dan seluruh bagian tanaman yang berada di atas tanah.

Dalam proses produksi Pupuk Hayati ULTRA GEN , terjadi penguraian struktur dari unsur hara yang ada menjadi struktur atom terkecil (Nano) oleh mikroba yang ada.

Seluruh komponen yang ada dalam proses produksi dimanfaatkan sedemikan rupa, sehingga tidak menghasilkan limbah.

Makin halus ukuran/dimensi unsur hara yang tercipta, maka makin mudah atau makin cepat di serap dan dicerna oleh tanaman.

Karena lebih mudah dan lebih cepat diserap dan dicerna, maka jumlah pemakaian pupuk akan dapat dihemat tanpa mengganggu hasil produksi panen

Pupuk yang menggunakan Teknologi Nano  bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan hara, perlindungan tanaman dari hama penyakit, serta meningkatkan hasil produktifitas tanaman dengan efisiensi dan penghematan sumberdaya lahan.

Dalam kinerjanya Teknologi Nano tidak hanya berperan pada proses penyerapan hara oleh tanaman namun juga bekerja pada tanah yaitu memecah agregat tanah menjadi molekul atom yang sangat kecil. Sebagai contoh tanah liat sangat sulit untuk menyerap air dan hara. Teknologi Nano bekerja memecah tanah liat tersebut menjadi bagian-bagian kecil sehingga luas permukaan penyerapan akan semakin besar.

decomposer nanotech

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *